Apa Itu American Riviera Orchard, Brand Misterius Meghan?

Diiringi nada jazzy dari lagu I Wish You Love karya Nancy Wilson tahun 1960-an, Duchess of Sussex nampak dari dapur rumahnya di California di dalam sebuah teaser yang mengungkap merk gaya hidup barunya.

Meski sedikit yang terungkap di dalam video berdurasi 16 detik tersebut, akun Instagram merk baru Meghan sudah mengumpulkan ratusan ribu pengikut online. Jaman sekarang banyak sekali orang yang menghabiskan waktu luangnya untuk bermain games, nah di situs kami MataJP banyak sekali jenis game yang bisa kamu coba mainkan.

Pencitraan merk American Riviera Orchard menampilkan simbol berwarna emas, bersama dengan postingan “Montecito” – nama kota kelas atas tempat Meghan, Pangeran Harry, dan anak-anak mereka tinggal di dekat Santa Barbara, yang disebut sebagai “American Riviera”.

Sebuah postingan di akun Instagram American Riviera Orchard menampilkan video singkat bergaya retro yang tunjukkan tangan sedang merangkai bunga, Meghan sedang mengaduk panci di dapur, dan seorang wanita bersama dengan gaun pesta berdiri di ujung barisan tiang yang panjang.

Masih belum tahu apa sebenarnya yang dia menjual – namun para detektif internet yang tunggu keinginan merk dagang AS menemukan bahwa American Riviera Orchards merencanakan menjajakan buku matang dan barang-barang rumah tangga layaknya botol anggur dan linen dapur, dan juga makanan termasuk selai jeruk dan jeli.

Beberapa orang berspekulasi apakah penempatan item spesifik di dalam video teaser termasuk dapat menjadi bagian dari lini barunya di bulan-bulan mendatang. Di dapur di belakang Meghan kami dapat memandang mangkok elegan dan botol kaca.

Nuansa misteri di dalam video berikut terlalu disengaja, kata Lindsey Imler, spesialis pemasaran digital untuk Intero Digital, yang berbasis di Columbia, Missouri.

Hal ini “sangat rahasia”, katanya, dan “sangat memikat” – berperan di dalam persepsi dongeng orang Amerika berkenaan bangsawan asing yang penasaran. Hal ini membuat membanjirnya pencarian Google dari orang-orang yang bertanya-tanya apa yang sedang dia jalankan sekarang.

Prof Pauline Maclaran, seorang profesor riset pemasaran dan konsumen di Royal Holloway, Universitas London, mengatakan sang duchess tampaknya pakai ulang merk lamanya The Tig, yang ia tutup sesudah pertunangannya bersama dengan Pangeran Harry.

Detail Lebih Lengkap Lagi

Ketika acara berikut berakhir, Meghan – yang lebih dikenal sebagai mantan aktris Hollywood daripada influencer gaya hidup – miliki lebih dari 3 juta pengikut Instagram.

“Saya memandang ini sebagai pasar yang lebih bersifat dewi di dalam negeri,” kata Prof Maclaran kepada BBC News, “dengan koneksi baru yang anggun sekarang, dan, Anda tahu, mempromosikan keanggunan.”

Video berikut “membangkitkan warisan” yang “terkait bersama dengan faktor kerajaan”, tambahnya.

Dia mengatakan bahwa citra “dewi rumah tangga di dapur”, mirip bersama dengan Martha Stewart dan Nigella Lawson, tampaknya secara langsung dimaksudkan kepada konsumen AS.

Kerrie Kelly, yang sudah bekerja sebagai desainer interior di California sepanjang 30 tahun, setuju bahwa promo berikut tampaknya “berakar pada sejarah, atau lebih bersifat Eropa di dalam perihal estetika”, namun selalu miliki dosis “mudah semilir” yang sehat. chic ditambahkan ke di dalam campuran.

Meghan tampaknya memasarkan “perasaan kebahagiaan rumah tangga”, bersandar pada perannya sebagai istri dan ibu. Nyonya Kelly mengatakan dia tidak dapat terperanjat memandang perusahaan Meghan mencakup, misalnya, lini busana anak-anak atau koleksi kamar bayi. Suaminya bisa saja termasuk nantinya dapat nampak di dalam materi pemasaran, suatu hal yang bisa saja dikehendaki konsumen dari sebuah merk gaya hidup.

Pendeknya video peluncuran tidak menghentikan para kritikus untuk mengejek merk tersebut. Beberapa orang bercanda bahwa American Riviera Orchard yang terdiri dari 10 suku kata terdengar layaknya nama anak-anak yang lahir dari selebriti Hollywood.

Komentator termasuk sudah menjadi memperbandingkan bersama dengan perusahaan Gwyneth Paltrow, Goop, dan product yang dijual oleh selebriti layaknya Kim Kardashian atau Reese Witherspoon.

Jurnalis Amerika Elizabeth Holmes, yang menulis buku terlaris berkenaan fesyen kerajaan pada tahun 2020, mengatakan para pengamat kerajaan berasumsi bahwa “bab selanjutnya” Meghan bisa saja besar dapat mencakup kembalinya situs situs Tig “dalam beberapa bentuk”.

Sejak ulang ke AS, Meghan “mendapatkan kondisi santai, California, dan kemudahan yang canggih di dalam dirinya”, kata Nyonya Holmes.

Peluncuran berikut dilaksanakan hanya beberapa hari sesudah saudara iparnya Catherine, Putri Wales, mesti menanggulangi kecelakaan photoshop di Inggris – yang membuat rasa dambakan tahu publik berkenaan kehidupan khusus para bangsawan.

Lindsey Imler, spesialis pemasaran digital, berasumsi “penjajaran” perhatian tempat antara dua wanita kerajaan itu menarik. Keduanya baru-baru ini dikawal sebab sharing Info dari kehidupan sehari-hari.

“Selama ini Meghan adalah orang yang negatif, dan Kate adalah orang yang positif dan saat ini rasanya ada perubahan yang nyata” di dalam beberapa hari terakhir, katanya.

Peluncuran ini sudah membuat spekulasi publik bahwa merk gaya hidup berikut bisa saja melanggar perjanjian bersama dengan Keluarga Kerajaan untuk tidak pakai gelar kerajaan mereka, Yang Mulia dan Yang Mulia, demi keuntungan. Selain itu situs MataJP ini juga terpercaya loh, sudah dimainkan bayak orang juga, jadi jangan ragu lagi ya guys.

Sejauh ini, usaha berikut belum pakai judul tersebut. Ketika mereka meninggalkan peran mereka sebagai pekerja kerajaan, mereka diperintahkan untuk menghargai tinggi nilai-nilai Keluarga Kerajaan, dan terbatasnya Info yang ada berkenaan merk baru berikut tampaknya sejauh ini mengikuti panduan tersebut.

Istana Buckingham secara teoritis dapat mengeluh kecuali product Meghan nampak berkompetisi bersama dengan product yang mereka menjual melalui situs Royal Collection mereka sendiri, namun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah bentrokan bisa saja terjadi.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *